Home / Akademik / Mahasiswa dan Lulusan

Mahasiswa dan Lulusan

Mahasiswa

Berdasarkan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi, juncto Peraturan Pemerintah Nomor 4 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Pendidikan Tinggi dan Pengelolaan Perguruan Tinggi, juncto Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penerimaan Mahasiswa
Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Nomor 45 Tahun 2015 tentang Perubahan atas Permenristekdikti Nomor 2 Tahun 2015 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri, pola penerimaan mahasiswa baru program Sarjana dilakukan melalui: Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri.

Ketentuan SNMPTN
1. SNMPTN merupakan pola seleksi nasional berdasarkan hasil penelusuran prestasi akademik dengan              menggunakan nilai rapor semester 1 (satu) sampai dengan semester (lima) bagi SMA/MA dan SMK dengan masa    belajar 3 (tiga) tahun atau semester 1 (satu) sampai dengan semester 7 (tujuh) bagi SMK dengan masa belajar 4    (empat) tahun, serta Portofolio Akademik.
2. Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS) merupakan basis data yang berisikan rekam jejak kinerja sekolah dan prestasi akademik siswa.
3. Sekolah yang siswanya akan mengikuti SNMPTN harus mempunyai Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN) dan mengisikan data prestasi siswa di PDSS.
4. Siswa yang berhak mengikuti seleksi adalah siswa yang memiliki Nomor Induk Siswa nasional (NISN), memiliki prestasi unggul dan rekam jejak prestasi akademik, serta terdaftar di PDSS.

Equitas jender diterapkan pada program studi yang memiliki mahasiswa dengan distribusi jender yang tidak imbang. Walaupun terdapat disparitas mutu pada lulusan SMA di berbagai daerah sasaran SNMPTN jalur undangan, namun secara umum, kemampuan mahasiswa dari jalur SNMPTN jalur undangan di atas rata-rata
sehingga mekanisme seleksi tersebut dipandang cukup efektif untuk mendapatkan calon siswa yang bermutu. Untuk tahun akademik 2015/2016, Fakultas Teknik Universitas menerima 237 mahasiswa melalui jalur SBMPTN dan Jalur Mandiri.

Data mahasiswa reguler dan mahasiswa transfer untuk masing-masing program studi

Lulusan

Rerata masa studi dan rata-rata IPK lulusan selama tiga tahun terakhir

Profil Lulusan

Masa studi rata-rata dalam tiga tahun terakhir adalah 5,72 tahun dan indeks prestasi kumulatif (IPK) adalah 3,06. Hal ini sesuai dengan harapan bahwa mahasiswa karena ketika lulus telah dapat memenuhi persyaratan lowongan pekerjaan yang pada umumnya mensyaratkan IPK minimal 2,75. Angka capaian tersebut juga sudah memenuhi kebutuhan persyaratan rekrutment perusahaan besar ataupun persyaratan minimum bagi penerimanan beasiswa untuk mereka yang ingin melanjutkan pendidikan ada jenjang S2 yakni > 3,00. Masa studi mahasiswa relatif masih panjang, yaitu sekitar 5,72 tahun atau sekitar 5 tahun 8 bulan. Namun demikian, bila dilihat kecenderungan dalam tiga tahun terakhir, masa studi mahasiswa cenderung turun untuk tiga program studi lama pada Fakultas Teknik Unsam.
Hambatan utama dalam memperpendek masa studi lulusan antara lain:
1. Kecenderungan mahasiswa mengulang matakuliah untuk meningkatkan indeks prestasi.
2. Pelaksanaan tugas akhir yang seringkali melampaui satu semester, yang menurut kurikulum disarankan agar dapat diselesaikan sesegera mungkin di dalam kurun satu semester.
Untuk persoalan pertama, upaya pengembangannya diarahkan pada perbaikan metedo pembelajaran sedemikian rupa sehingga retensi mahasiswa meningkat dan, pada gilirannya, tidak diperlukan lagi pengulangan matakuliah untuk perbaikan nilai.